Christus Medium
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Christus Medium
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Home Spiritualitas

Tiga Hal Mengagumkan dari St. Fransiskus Assisi

3 Oktober 2021
inSpiritualitas
3
Tiga Hal Mengagumkan dari St. Fransiskus Assisi
Share on FacebookShare on Whats AppShare on Twitter

Memuji Keindahan Tuhan. Fransiskus Assisi sering memuji Tuhan dengan kata ‘indah’. Selain sifat lain seperti baik, besar, mulia, ia juga memaknai kata ‘indah’. Baginya, pada Tuhan ada segala keindahan. Tuhan sungguh indah! Keindahan yang tampak tak pernah cukup bagi Fransiskus.

Segala yang indah tak seindah Tuhan. Pelangi yang indah tak seindah Pencipta. Taman bunga yang indah pun tak seindah Dia. Pakaian Raja Salomo yang indah pun tak mengalahkan keindahan-Nya nan megah. IA luhur mulia tiada taranya. Fransiskus melihat keindahan dengan mata hati.

Berdiam Diri. Anak Pietro Bernadone ini gemar mencari keheningan. Ia berlama-lama di hutan dan gunung La Verna untuk berdoa. Di tempat lain ia berdoa semalam-malaman. Ia merunduk. Ia bersukacita dalam hati. Ia seorang periang, tetapi bukan sekedar ramai.

Mungkin kita lupa bahwa berdiam diri juga termasuk kemampuan manusia. Kita terbiasa bicara. Kita lebih suka bertanya dan mencaritau sesuatu. Di hadapan Tuhan pun kita lebih suka berbicara, bahkan menginterogasi.

Karena sering berdiam diri, Fransiskus mendengarkan dengan baik pula. Paus Fransiskus mengerti dengan baik kekhasan si miskin dari Assisi ini. Paus sering berbicara tentang pentingnya mendengarkan.

“Santo Fransiskus dari Assisi mendengarkan suara Tuhan, ia mendengarkan suara orang miskin, mendengarkan suara orang sakit, mendengarkan suara alam. Semua ini menjelma dalam dirinya sebagai sebuah cara hidup” [FT. 48].

BacaJuga

Fransiskus Assisi Influencer Tuhan Dengan Algoritma Kasih

Berdamai dengan Ibu Bumi

Pantang Apa di Era Teknologi AI ?

Fransiskus Assisi setelah Delapan Abad: Masih Relevan?

Doa Salib St. Bonaventura

Asal-Usul Salam Pace e Bene

Tak Takut Maut. Fransiksus Assisi terkenal dengan istilah ‘saudari maut’. Maut badani memang paling menakutkan manusia. Maut identik dengan putus asa, tak ada harapan. Fransiskus Assisi memaknai maut dengan cara baru.

Menjelang wafatnya ia menyambut maut sebagai saudari. Bukan karena ia putus asa. Bukan! Justru karena ia berpengharapan teguh. Ia selalu siap. Sebab, ia telah berhasil mengisi hidup tanpa melekat pada dunia.

“Tuhan, bila terjadi keputusasaan, jadikanlah aku pembawa harapan”. Untaian doa yang sering dikaitkan dengan Fransiskus ini pantas menjadi doa Dunia. Santo Fransiskus Assisi doakanlah Dunia agar menjadi lebih indah. Amin.

Tags: Santo Fransiskus Assisi
ShareSendTweet
Artikel Sebelumnya

Paus Pilih Satu Kata Sebagai Tema Hari Komunikasi Sedunia 2022

Artikel Berikut

Sejarah Doa Rosario

TerkaitTulisan

Fransiskus Assisi Influencer Tuhan Dengan Algoritma Kasih

Fransiskus Assisi Influencer Tuhan Dengan Algoritma Kasih

Berdamai dengan Ibu Bumi

Berdamai dengan Ibu Bumi

Pantang Apa di Era Teknologi AI ?

Fransiskus Assisi setelah Delapan Abad: Masih Relevan?

Doa Salib St. Bonaventura

Asal-Usul Salam Pace e Bene

Allah Membutuhkan Manusia

Natal Delapan Abad Lalu

Komentar 3

  1. Theresia Ina Duran says:
    4 tahun yang lalu

    Senang baca tulisan ini Pater…
    Terimakasih

    Balas
  2. AlFonsa FCh says:
    4 tahun yang lalu

    Trima kasih Pater kata yang menginspirasi ..

    Balas
  3. Katrin says:
    4 tahun yang lalu

    Terima kasih Pater, kami jadi tau bny hal tentang Santo Fransiscus Assisi yg memberi bny keteladanan utk kami…salam sehat sll Pater, tetap semangatttt ????❤️

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

  • Senyum Uskup Paskalis
  • 5 Keunikan Mosaik Bundar Paus Leo XIV
  • Paus Leo dan Gadis Tunanetra
  • Tahun Yubileum Fransiskan
  • Dilexi Te dan Natal 2025

Komentar Terbaru

  • Agustinus Bora Dairo pada Senyum Uskup Paskalis
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada 5 Keunikan Mosaik Bundar Paus Leo XIV
  • Theresia Ina Duran pada 5 Keunikan Mosaik Bundar Paus Leo XIV
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Paus Leo dan Gadis Tunanetra
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Tahun Yubileum Fransiskan

Tag

AllahBonaventuraBunda MariaCorona Viruscovid-19Dilexit NosdisabilitasEkaristiEnsiklik Tutti FratelliFransiskanFransiskus AssisiFratelli TuttiGerejaGereja Katolikharapanhikmat roh kudusimankarunia Roh KuduskasihLaudato Silogika kasihlogika salibmanusia sebagai citra AllahnatalPaus Benediktus XVIPaus FransiskusPaus Leo ke-XIVPaus Leo XIVRoh KudussabdaSalibSanta Mariasanto agustinusSanto Agustinus HippoSanto BonaventuraSanto Fransiskus AssisiSanto YusufTeilhard de ChardinTeologiTrinitasvirus koronawaktuwaktu dan kekekalanYesus kristusYohanes Pembaptis
@Christusmedium.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya

© 2018 - Andreatawolo.id