Christus Medium
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Christus Medium
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Home Berita

Paus Kecam Terorisme dan Kekerasan di Irak

6 Maret 2021
inBerita
2
Paus Kecam Terorisme dan Kekerasan di Irak
Share on FacebookShare on Whats AppShare on Twitter

Dalam kunjungan di Irak, pada 5 Maret, Paus bertemu dengan para uskup, imam, religius, seminaris dan ketikis Gereja Irak. Kedatangannya disambut sebagai tanda kesatuan Gereja universal.

“Di tempat ini – katedral Ratu Keselamatan Kita – … sambil mengenang saudari-saudara kita yang mati sebagai martir, kita dipanggil untuk memberi kesaksisan injili: pengampuni, rekonsiliasi dan lahir baru”, demikian kata Paus kepada para uskup, imam, religius, katekis, seminaris di Irak.

Dalam situasi sulit yang dialami Gereja Irak karena situasi politik, dan karena pandemi virus korona, Paus berbicara tentang pentingnya harapan. “Harapan lahir dari doa yang tekun dan kesetiaan sehari-hari dalam pelayanan apostolik”.

Paus menekankan bahwa kesaksian akan Yesus Kristus nyata dalam tindakan. Dan, salib adalah bagian dari kesaksian itu. Terima kasih kepada para uskup dan imam yang tetap setia mendampingi umat. Paus menekankan ketekunan: seperti benih yang akan bertumbuh menjadi pohon besar.

Egoisme dan persaingan berlawanan dengan semangat persekutuan. ‘Jadilah saudari dan saudara satu sama lain. Kita satu keluarga. Kita anak-anak yang berbeda dari satu keluarga. Tuhan sendiri adalah seniman yang membentuk, merawat dan menghendaki kebaikan semuan anak-Nya’.

Dengan mengutip kata-kata St. Ignatius dari Antiokhia, Paus mengingatkan bahwa ‘tidak ada yang memisahkan kalian. Hendaknya kalian Bersatu dalam doa, dalam satu roh, satu harapan, dalam kasih dan sukacita’. Dalam sitausi sulit, uskup, imam, umat memainkan peran beragam, namun saling melengkapi, satu sebagai saudara. Dan yang utama ialah kesaksian hidup.

BacaJuga

Senyum Uskup Paskalis

5 Keunikan Mosaik Bundar Paus Leo XIV

Paus Leo dan Gadis Tunanetra

Tahun Yubileum Fransiskan

Seruan Apostolik In Unitate Fidei

Vatikan Mengganti Gelar Co-Redemptrix Bagi Maria

Tentang umat Kristen yang mati dibunuh di katedral tersebut, Paus mengatakan bahwa proses beatifikasi sedang berlangsung. Selanjutnya ia mengutuk tindakan kekerasan yang terjadi sepuluh tahun lalu itu: ‘kekerasan dan teror bertentangan dengan ajaran agama’. Paus mendoakan semua korban kekerasan dari agama manapun. ‘Agama harus menjadi animator kesatuan dan damai’, tegasnya.

Selain menyapa para uskup, imam, dan religitus, Paus juga menyapa orang-orang muda di Irak. “Orang muda adalah tanda harapan…mereka adalah harta kesayangan anda”. Orang mudah adalah benih yang menumbuhka harapan bagi Gereja di daerah konflik seperti Irak.

Paus menyapa semua hadirin sebagai misionaris di tanah Irak, tanah yang mendandai sejarah keselamatan. Paus mendorong mereka untuk terus memberi kesaksian tentang masa depan, bagaikan harapan akan tanah terjanji. ‘Kesaksian kalian adalah terang di bagi umat di tanah ini”.

 

 

Tags: Gereja IrakPaus Fransiskus
ShareSendTweet
Artikel Sebelumnya

Kisah Kemartiran Gereja Irak

Artikel Berikut

Uskup Baru Keuskupan Sibolga

TerkaitTulisan

Senyum Uskup Paskalis

Senyum Uskup Paskalis

5 Keunikan Mosaik Bundar Paus Leo XIV

5 Keunikan Mosaik Bundar Paus Leo XIV

Paus Leo dan Gadis Tunanetra

Tahun Yubileum Fransiskan

Seruan Apostolik In Unitate Fidei

Vatikan Mengganti Gelar Co-Redemptrix Bagi Maria

Vatikan Menyediakan Ruang Doa Bagi Pengunjung Muslim di Perpustakaan Apostolik

Jumlah Umat Katolik Terus Bertambah

Komentar 2

  1. Irene santi widiastuti says:
    5 tahun yang lalu

    Terima kasih Pater ….

    Balas
  2. Agustinus Pati Arkian Atakowa says:
    5 tahun yang lalu

    Terima kasih pater_Salam dan doa, semoga pater sehat selalu ???..

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

  • Senyum Uskup Paskalis
  • 5 Keunikan Mosaik Bundar Paus Leo XIV
  • Paus Leo dan Gadis Tunanetra
  • Tahun Yubileum Fransiskan
  • Dilexi Te dan Natal 2025

Komentar Terbaru

  • Agustinus Bora Dairo pada Senyum Uskup Paskalis
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada 5 Keunikan Mosaik Bundar Paus Leo XIV
  • Theresia Ina Duran pada 5 Keunikan Mosaik Bundar Paus Leo XIV
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Paus Leo dan Gadis Tunanetra
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Tahun Yubileum Fransiskan

Tag

AllahBonaventuraBunda MariaCorona Viruscovid-19Dilexit NosdisabilitasEkaristiEnsiklik Tutti FratelliFransiskanFransiskus AssisiFratelli TuttiGerejaGereja Katolikharapanhikmat roh kudusimankarunia Roh KuduskasihLaudato Silogika kasihlogika salibmanusia sebagai citra AllahnatalPaus Benediktus XVIPaus FransiskusPaus Leo ke-XIVPaus Leo XIVRoh KudussabdaSalibSanta Mariasanto agustinusSanto Agustinus HippoSanto BonaventuraSanto Fransiskus AssisiSanto YusufTeilhard de ChardinTeologiTrinitasvirus koronawaktuwaktu dan kekekalanYesus kristusYohanes Pembaptis
@Christusmedium.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya

© 2018 - Andreatawolo.id