Paus Leo XIV akan mengunjungi tiga negara di wilayah Amerika Selatan, yaitu Uruguay, Argentina, dan Peru. Tujuh fakta menarik tentang kunjungan Paus ini:
Pertama, lama kunjungan 12 hari, dihitung dari keberangkatan dari Roma 6 November sampai kembali lagi ke Roma 17 November. Ini lebih lama dari kunjungan ke Afrika Selatan.
Kedua, ke Peru adalah pulang kampung dalam arti sesungguhnya. Sejak 2015 kardinal Prevost menjadi warga negara Peru. Alamat identitasnya di keuskupan Chiclayo, tempat ia bermisi sebagai uskup selama 20 tahun.
Ketiga, kembali ke Buones Aires adalah sebuah kenangan manis. Pada 28 Agustus 2004 ia sebagai Uskup merayakan Ekaristi bersama uskup Joerge Maria Bergoglio yang menjadi Paus Fransiskus, di sebuah paroki di mana para Agustinian Rekolektin hadir.
Keempat, kunjungan seorang Paus ke Argentina dan Uruguay baru terjadi lagi setelah hampir 4 dekade: 39 tahun untuk Argentina dan 38 tahun untuk Uruguay. Terakhir Paus Yohanes Paulsu II mengunjungi Argentina pada tahun 1987 dan Uruguay 1988.
Kelima, ini adalah kunjungan pertama Paus Leo, sebagai penerus Petrus, ke wilayah Amerika Selatan. Kunjungan ini ditandai dengan peristiwa kenegaraan maupun perayaan liturgi secara masif.
Keenam, 14 November Paus Leo akan kembali ke keuskupan Chiclayo, di Katedral tempat ia ditahbiskan menjadi uskup pada tahun 2014. Menarik, penerus takhta Petrus kembali mengunjungi ke baid Allah tempat ia memluai pelayanannya sebagai uskup.
Ketujuh, Paus mengunjungi 3 negara dalam 12 hari, dan merayakan 9 kali Ekaristi: dua di Argentina, tiga di Uruguay dan 4 di Peru. Untuk seluruh perjalanan ini dibutuhkan 12 kali ganti penerbangan dan 2 kali terbang dengan helikopter. Tuhan selalu melindungi Paus Leo dalam pelayanannya.



Terimakasih Romo ulasannya
Terima kasih Pater….
Terima kasih, Pater..