Segera terbit Ensiklik pertama Paus Leo ke-XIV “Magnifica Humanitas.” Ensiklik ini memuat refleksi tentang perlindungan martabat pribadi manusia di era kemajuan Artifical Intelligence.
Judul tersebut menunjukkan perhatian kuat Paus Leo pada martabat manusia, yang mendapat tantangan semakin serius di era revolusi industri baru, yaitu teknologi AI. Isu keluhuran martabat manusia sudah menjadi perhatian Paus Leo sejak hari-hari pertama terpilih sebagai Paus.
Tanda tangan resmi Paus pada Ensiklik ini tertulis 15 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan 135 tahun Rerum Novarum, Ensiklik Paus Leo ke-XIII pada 15 Mei 1891. “Magnifica Humanitas” akan dipublikasikan pada 25 Mei 2026 di aula Sinode jam 11. 30 waktu Roma.
Ensiklik Rerum Novarum merupakan ungkapan perhatian Leo XIII pada revolusi industri yang berdampak pada kaum buruh di masa itu. Sekarang Paus Leo berhadapan dengan revolusi industri yang baru yaitu Kecerdasan Buatan yang mengandalkan logika algoritma mesin.
“Rerum Novarum” berarti “Hal-hal Baru” dan “Magnifica Humanitas” berarti “Keluhuran Manusia”. Hal baru di zaman Leo XIII ialah revolusi mesin industri, sedangkan hal baru bagi Leo XIV ialah revolusi mesin algoritma. Di hadapan revolusi-revolusi ini kedua Paus menjaga martabat diri manusia.
Pada hari publikasi “magnifica Humanitas” nanti, yang menjadi pembicara ialah Kardinal Víctor Manuel Fernández, perfek Dikasteri Doktrin Iman, dan Michael Czerny SJ, perfek Dikasteri Pelayanan Keutuhan perkembangan Manusia; Anna Rowlands, guru besar Teologi Politik dan Doktrin Ajaran Sosial Gereja, dari Departemen Teologi dan Agama Durham University.
Akan hadir juga sebagai pembicara, Christopher Olah, salah satu pendiri Anthropic (Usa) dan penanggunjawab badan penelitian interpretasi Kecerdasan Buatan; profesor Leochadie Lushombo SJ, guru besar bidang Sosial Politik di universitas Jesuit Santa Clara di California.
Sekretaris Negara Vatikan, uskup Pietro Parolin, akan memberikan sambutan akhir, dan ditutup dengan sambutan dan berkat dari Paus Leo. Koran Italia Rai News.it memberitakan dengan rasa penasaran bahwa untuk pertama kali Paus sendiri menghadiri peluncuran Ensikliknya. Kita nantikan Ensiklik ini dengan antusias.


