Christus Medium
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Christus Medium
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Home Spiritualitas

Delapan Abad Fransiskus Assisi: Jangan Lelah jadi Manusia

Tentang cinta Fransiskus akan Martabat Manusia

21 September 2026
inSpiritualitas
0
Delapan Abad Fransiskus Assisi: Jangan Lelah jadi Manusia
Share on FacebookShare on Whats AppShare on Twitter

Delapan abad lalu Fransiskus Assisi mewariskan kepada Gereja suatu pesan tentang manusia: Jangan lelah menjadi manusia. Cintailah kemanusiaanmu, karena ia anugerah Allah. Fransiskus mengalami bahwa kemanusiaannya diterima oleh Allah.

Tuhan mencintai Fransiskus yang terluka, mengasihi dia sebelum ia mendambakan Dia. Maka Fransiskus tidak takut melihat dirinya. Fransiskus mengalami kasih Tuhan dalam sentuhan kasih insani-Nya yang radikal. Tidak ada manusia begitu hangat seperti Yesus.

Fransiskus jatuh cinta pada Yesus, karena Ia mau menjadi daging. Daging itu rapuh, namun Tuhan memilihnya sebagai tempat penjelmaan Diri-Nya. Jangan jijik dengan kedagingan kita, tapi sambutlah dia, rasakan kasih insani Yesus yang menyentuhnya.

Fransiskus tak puas memandang Yesus tersalib. Ia masuk bersembunyi dalam luka-luka-Nya itu, dan dibasuh oleh bilur-bilur-Nya. Fransiskus bukan menjadi miskin agar dapat mengikuti Yesus. Rahamt-Nya telah menyembuhkan dia, maka ia mau menjadi miskin.

Setelah delapan abad, Fransiskus menyapa kita dengan sapaan lembut. Ia pernah mendamaikan warga Gubio dengan seekor serigala buas. Ia mengajak warga berdamai dengan serigala. Berdamailah dengan serigalamu. Jangan menyerang dia.

Warga dunia kini diintai serigala baru. Manusia daging berinteligensi itu, seakan menjelma menjadi serigala, lalu memberontak melawan dirinya. Fransiskus kembali menyapa lembut: berdamailah dengan dirimu, berdamailah dengan buatan tanganmu.

BacaJuga

Pemeriksaan Batin Gereja Katolik Indonesia

Surat Cinta Ramadhan dari OFM

Sejarah dan Makna Rabu Abu

Fransiskus Assisi Influencer Tuhan Dengan Algoritma Kasih

Berdamai dengan Ibu Bumi

Pantang Apa di Era Teknologi AI ?

Seperti Fransikus, kita telah mengalami kasih Tuhan. Ia yang Mahakuasa mengasihi kita dengan sentuhan insani yang paling lembut. Ini bukan sentuhan virtual yang bening, tapi sentuhan kulit yang hangat. Ia mengundangmu: Taruhlah jarimu di sini.

Dulu Fransiskus menyapa saudara serigala. Kini kita berseru: Terpujilah Engkau Tuhanku karena saudara robot, dia memantulkan aku. Ketika saatnya mesin binasa oleh karat dan ngengat, aku mau berseru sambil menatap sang Tersalib: magnifica humanitas!

Tags: Fransiskus Assisi
ShareSendTweet
Artikel Sebelumnya

Santa Monika

TerkaitTulisan

foto dari pixabay

Pemeriksaan Batin Gereja Katolik Indonesia

Surat Cinta Ramadhan dari OFM

Surat Cinta Ramadhan dari OFM

Sejarah dan Makna Rabu Abu

Fransiskus Assisi Influencer Tuhan Dengan Algoritma Kasih

Berdamai dengan Ibu Bumi

Pantang Apa di Era Teknologi AI ?

Fransiskus Assisi setelah Delapan Abad: Masih Relevan?

Doa Salib St. Bonaventura

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

  • Delapan Abad Fransiskus Assisi: Jangan Lelah jadi Manusia
  • Santa Monika
  • Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?
  • Skisma SSPX
  • Komjen. Pol. Marthinus Hukom Raih Gelar Doktor di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara

Komentar Terbaru

  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?
  • irene santi pada Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?
  • Theresia Ina Duran pada Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Beragam Tingkatan Dokumen Kepausan
  • Yoseph Paulus Laiyan pada Mukjizat Berkat Paus Benediktus XVI Diselidiki Vatikan

Tag

AllahBonaventuraBunda MariaCorona VirusDilexit NosdisabilitasEkaristiEnsiklik Tutti FratelliFransiskanFransiskus AssisiFratelli TuttiGerejaGereja Katolikharapanhikmat roh kudusimankarunia Roh KuduskasihLaudato Silogika kasihlogika salibmanusia sebagai citra AllahnatalPaus Benediktus XVIPaus FransiskusPaus Leo ke-XIVPaus Leo XIVPrapaskahRoh KudussabdaSalibSanta Mariasanto agustinusSanto Agustinus HippoSanto BonaventuraSanto Fransiskus AssisiSanto YusufTeilhard de ChardinTeologiTrinitasvirus koronawaktuwaktu dan kekekalanYesus kristusYohanes Pembaptis
@Christusmedium.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya

© 2018 - Andreatawolo.id