Christus Medium
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Christus Medium
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Home Devosi

Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?

28 Juli 2026
inDevosi
3
Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?

Through faith you will find hope

Share on FacebookShare on Whats AppShare on Twitter

Banyak orang Katolik yang berdevosi kepada Bunda Maria membagikan pengalaman bahwa Ketika mulai berdoa Rosario, mereka sering menguap, dan gampang mengantuk.

Ada orang bahkan menyimpulkan bahwa menguap itu tandanya kuasa jahat sudah berhasil melemahkan mereka, membuat konsentrasi mereka buyar.

Tetapi apa sebenarnya yang terjadi? Mari menjawabnya dengan mata iman Katolik.

Pertama, menguap adalah reaksi tubuh yang biasa. Bukan suatu efek spiritual. Ketika tubuh relax, pikiran tenang, dan nafas berjalan teratur bersama untaian doa yang mengalir, mudah timbul rasa ngantuk. Jadi ini bukan hal yang misterius atau tanda kuasa jahat.

Kedua, perlu disadari bahwa doa adalah ungkapan kelemahan kita di hadapan Tuhan. Ketika kita menjadi tenang di hadapan Tuhan, kita mudah merasakan kelemahan fisik. Doa Rosario membuat kita tenang, sehingga semakin peka merasakan kelelahan, setelah aktivitas yang panjang.

Ketiga, ketika kita sedang berdoa, distraksi dapat saja terjadi. Setan tidak ingin melihat kita dekat dengan Tuhan. Tapi ini tidak boleh disimpulkan bahwa kita dikuasai iblis. Mengantuk itu reaksi fisik dan psikologis yang normal. Cobalah bertahan. ‘Roh penurut tetapi daging lemah’ (Mat 26: 41).

BacaJuga

Maria Diangkat ke Surga-Kesaksian Yohanes Damaskus

Mengapa Juni Disebut Bulan Hati Kudus Yesus?

Ensiklik Mense Maio untuk Bulan Maria

Mengapa Paus Memilih Dimakamkan St Maria Maggiore?

Sub Tuum Praesidium Doa Marian Paling Antik

Salib Putih dan Yubileum 2025

Prinsip keempat ialah bahwa: bertekun lebih baik daripada perasaan. Kalaupun kita merasa lelah, mengantuk, pikiran terbagi, kita berusaha untuk terus berdoa. Bagi Tuhan yang utama ialah hati kita, bukan perasaan fisik. Orang-orang kudus bertekun dalam doa, meskipun mereka lelah.

Setiap doa Salam Maria bagaikan cemeti bagi iblis. Semakin panjang doa diulangi, semain lemah kuasa jahat. Ketika konsentrasi buyar, mohonlah kekuatan Roh Kudus. Roh Kudus yang mengajar kita cara berdoa, menguatkan kita dalam kelemahan (Rm 8: 26; Mat 11: 13).

Prinsip penting lainnya ialah pasrahkan kelemahan kepada Tuhan. Ketika mengantuk, kita mohon kepada Yesus: Tuhan saya lelah, tetapi saya mau tetap bersama-Mu. Seruan ini indah. Ini dapat memberi penghiburan kepada kita. Perlu diingat bahwa Rosario bukan kata-kata bisa, melainkan senjata untuk mengalahkan kuasa jahat. Iblis takut mendengar doa Rosario.

Dapat disimpulkan bahwa menguap dan mengantuk ketika sedang berdoa, khususnya doa rosario, adalah tanda fisik yang wajar, bukan suatu tanda spiritual yang negatif. Gereja tidak mengajarkan bahwa menguap adalah tanda kuasa jahat. Paling penting ialah berusaha untuk bertekun dalam doa, karena Tuhan mengutamakan hati yang tekun, bukan perasaan dan emosi sesaat.

Jadi, kalau Anda merasa lelah dan mengantuk ketika sedang berdoa, jangan takut, tetapi terimalah itu sebagai tanda bahwa dalam doa kita semakin mengandalkan kekautan Tuhan dan merasakan kelemahan kita sebagai manusia. Tuhan melihat hati dan iman kita orang berdosa.

 

 

Tags: Bunda MariaRosario
ShareSendTweet
Artikel Sebelumnya

Skisma SSPX

TerkaitTulisan

Maria Diangkat ke Surga-Kesaksian Yohanes Damaskus

Maria Diangkat ke Surga-Kesaksian Yohanes Damaskus

Mengapa Juni Disebut Bulan Hati Kudus Yesus?

Mengapa Juni Disebut Bulan Hati Kudus Yesus?

Ensiklik Mense Maio untuk Bulan Maria

Mengapa Paus Memilih Dimakamkan St Maria Maggiore?

Sub Tuum Praesidium Doa Marian Paling Antik

Salib Putih dan Yubileum 2025

Lima Doa Maria Fatima

Doa Kepada Keluarga Kudus

Komentar 3

  1. Theresia Ina Duran says:
    1 jam yang lalu

    Saya sering banget nih. Terimakasih penjelasan nya Romo

    Balas
  2. irene santi says:
    11 menit yang lalu

    Terima kasih Pater Andre…..

    Balas
  3. Agustinus Pati Arkian Atakowa says:
    11 detik yang lalu

    Terima kasih atas penjelasannya pater..Salam dan doa,semoga pater sehat selalu dan senantiasa dalam perlindungan TUHAN.🙏

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

  • Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?
  • Skisma SSPX
  • Komjen. Pol. Marthinus Hukom Raih Gelar Doktor di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara
  • Pemeriksaan Batin Gereja Katolik Indonesia
  • Beragam Tingkatan Dokumen Kepausan

Komentar Terbaru

  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?
  • irene santi pada Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?
  • Theresia Ina Duran pada Mengapa Mengantuk Ketika Berdoa Rosario?
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Beragam Tingkatan Dokumen Kepausan
  • Yoseph Paulus Laiyan pada Mukjizat Berkat Paus Benediktus XVI Diselidiki Vatikan

Tag

AllahBonaventuraBunda MariaCorona VirusDilexit NosdisabilitasEkaristiEnsiklik Tutti FratelliFransiskanFransiskus AssisiFratelli TuttiGerejaGereja Katolikharapanhikmat roh kudusimankarunia Roh KuduskasihLaudato Silogika kasihlogika salibmanusia sebagai citra AllahnatalPaus Benediktus XVIPaus FransiskusPaus Leo ke-XIVPaus Leo XIVPrapaskahRoh KudussabdaSalibSanta Mariasanto agustinusSanto Agustinus HippoSanto BonaventuraSanto Fransiskus AssisiSanto YusufTeilhard de ChardinTeologiTrinitasvirus koronawaktuwaktu dan kekekalanYesus kristusYohanes Pembaptis
@Christusmedium.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya

© 2018 - Andreatawolo.id