Christus Medium
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Christus Medium
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Home Spiritualitas

Doa Sukacita

Agar Sukacitaku menjadi penuh

19 September 2019
inSpiritualitas
1
Doa Sukacita
Share on FacebookShare on Whats AppShare on Twitter

BacaJuga

Pemeriksaan Batin Gereja Katolik Indonesia

Surat Cinta Ramadhan dari OFM

Sejarah dan Makna Rabu Abu

Fransiskus Assisi Influencer Tuhan Dengan Algoritma Kasih

Berdamai dengan Ibu Bumi

Pantang Apa di Era Teknologi AI ?

Kumohon ya Tuhanku, buatlah aku mengenal-Mu, mampukan aku mengasihi-Mu, agar dapat menikmati kehadiran-Mu untuk selamanya! Jika hal ini tak sanggup kulakukan sepenuhnya dalam hidup sekarang ini, cukuplah kiranya ya Tuhan, Engkau menambahkan pengetahuan dan kasihku akan Dikau, agar menjadi sukacita sempurna, di dunia ini dalam harapan, dan di saat akhir nanti menjadi nyata.

Tuhan, Allah Bapa Mahakasih, melalui Putra-Mu, Engkau menghendaki, bahakan memerintahkan kami untuk memohon, serta memperkenankan agar sukacita kami menjadi penuh. Kami mohon Tuhan, agar terpenuhilah apa yang Engkau serukan melalui nasihat-Mu nan agung itu, yaitu agar sukacita kami menjadi sempurna.

Sukacita sempurna: itulah yang direnungkan jiwaku, yang hendak diwartakan lidahku, dikasihi hatiku, diserukan mulutku; dialah hasrat rohku, dialah kehausan dagingku; ya, seluruh diriku mendambakannya, agar aku berkenan masuk dalam kemuliaan Tuhanku, yaitu Allah Tritunggal Mahakudus, yang mulia untuk selama-lamanya. Amin!

 

[Bonaventura, Soliloque dell’anima].

Tags: Allahdoajiwa manusiasukacita
Share588SendTweet
Artikel Sebelumnya

Stigmata Santo Fransiskus Assisi

Artikel Berikut

Berani Menjadi Tua

TerkaitTulisan

foto dari pixabay

Pemeriksaan Batin Gereja Katolik Indonesia

Surat Cinta Ramadhan dari OFM

Surat Cinta Ramadhan dari OFM

Sejarah dan Makna Rabu Abu

Fransiskus Assisi Influencer Tuhan Dengan Algoritma Kasih

Berdamai dengan Ibu Bumi

Pantang Apa di Era Teknologi AI ?

Fransiskus Assisi setelah Delapan Abad: Masih Relevan?

Doa Salib St. Bonaventura

Komentar 1

  1. Tini Inggriani says:
    5 tahun yang lalu

    Tuhan Engkaulah perisai hidupku. Terima kasih Pater. Tuhan memberkati.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

  • Komjen. Pol. Marthinus Hukom Raih Gelar Doktor di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara
  • Pemeriksaan Batin Gereja Katolik Indonesia
  • Beragam Tingkatan Dokumen Kepausan
  • Lima Poin Utama Magnifica Humanitas
  • Magnifica Humanitas Ensiklik Pertama Paus Leo XIV

Komentar Terbaru

  • Theresia Ina Duran pada Mengapa Juni Disebut Bulan Hati Kudus Yesus?
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Beragam Tingkatan Dokumen Kepausan
  • Yoseph Paulus Laiyan pada Mukjizat Berkat Paus Benediktus XVI Diselidiki Vatikan
  • Soviani pada Mukjizat Berkat Paus Benediktus XVI Diselidiki Vatikan
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Mukjizat Berkat Paus Benediktus XVI Diselidiki Vatikan

Tag

AllahBonaventuraBunda MariaCorona VirusDilexit NosdisabilitasEkaristiEnsiklik Tutti FratelliFransiskanFransiskus AssisiFratelli TuttiGerejaGereja Katolikharapanhikmat roh kudusimankarunia Roh KuduskasihLaudato Silogika kasihlogika salibmanusia sebagai citra AllahnatalPaus Benediktus XVIPaus FransiskusPaus Leo ke-XIVPaus Leo XIVPrapaskahRoh KudussabdaSalibSanta Mariasanto agustinusSanto Agustinus HippoSanto BonaventuraSanto Fransiskus AssisiSanto YusufTeilhard de ChardinTeologiTrinitasvirus koronawaktuwaktu dan kekekalanYesus kristusYohanes Pembaptis
@Christusmedium.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya

© 2018 - Andreatawolo.id