Christus Medium
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Christus Medium
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Home Spiritualitas

Hal-Hal Unik Patung La Pietà

16 April 2021
inSpiritualitas
6
Hal-Hal Unik Patung La Pietà
Share on FacebookShare on Whats AppShare on Twitter

Patung La Pietà merupakan buah karya seniman terkemuka di masa Renaisans, Michelangelo (1475-1564). Karya ini dikerjakan selama satu tahun (1498-1499) atas permintaan seorang Kardinal dari Prancis Jean de Bilhères-Lagraulas pada tahun 1497.

Pieta menggambarkan adegan Perawan Maria menggendong Yesus Kristus putranya setelah diturunkan dari salib. Yesus yang sudah tak bernyawa dipangku ibunya. Ini merupakan momen yang sangat emosional bagi Perawan Maria dan menyentuh perasaan siapa pun yang melihatnya.

Michelangelo memahat adegan tersebut dengan visualisasi yang jelas, sehingga tidak hanya mengesankan dalam hal-hal detail, tetapi tampak pula sebuah skenario emosional yang bisa dirasakan oleh orang yang memandang patung itu.

Kata pietà dalam bahasa Italia berarti kasihan (the pity). Meskipun demikian, kata tersebut dimaknai lebih luas: melukiskan kesedihan mendalam yang dirasakan Bunda Maria karena penderitaan Yesus. Ide itu diambil dari adegan-adegan alkitabiah yang telah menjadi populer.

Michelangelo sangat berhati-hati dalam memahat detail rumit La Pietà dari balok marmer sederhana. Michelangelo merancang La Pietà dengan mempertimbangkan struktur piramidal. Kepala Maria berfungsi sebagai puncak piramida dan postur patung secara bertahap melebar ke dasarnya.

Secara khusus, Michelangelo menggambarkan Maria yang muda dan cantik sebagai lawan dari penggambaran tradisional Maria yang lebih tua dengan ekspresi wajah berduka atas Yesus.

BacaJuga

Surat Cinta Ramadhan dari OFM

Sejarah dan Makna Rabu Abu

Fransiskus Assisi Influencer Tuhan Dengan Algoritma Kasih

Berdamai dengan Ibu Bumi

Pantang Apa di Era Teknologi AI ?

Fransiskus Assisi setelah Delapan Abad: Masih Relevan?

La Pietà menjadi berita utama pada tahun 1972 ketika seorang pria melompati pagar batas patung dalam basilika Santo Petrus dan merusak patung itu menggunakan palu. Ia berulang kali memukul patung itu sehingga memutuskan seluruh lengan Maria; merusak kelopak mata, dan hidungnya.

Patung itu dipugar dan dikembalikan ke Basilika Santo Petrus setelah proses yang panjang dan sulit. Sekarang La Pietà dilindungi dengan kaca anti-peluru.

La Pietà adalah satu-satunya karya yang ditandatangani oleh Michelangelo sendiri. Tanda tangan Michelangelo terukir di dada Maria.

La Pietà pernah di bawah ke New York untuk dipamerkan di Pameran Dunia pada tahun 1964. Dalam pengiriman ke luar negeri, patung itu dilindungi dengan kotak kaca plexiglass seberat 4.900 pon. Dalam pengiriman itu sebuah pemancar radio disimpan di dalam peti La Pietà berfungsi sebagai alat pelacak, kalau-kalau kapal yang membawa patung itu melintasi Samudra Atlantik akan tenggelam.

Kelopak mata Maria adalah bagian patung yang paling sulit diperbaiki setelah diserangan tersebut. Diperlukan 20 kali upaya memperbaiki kelopak mata agar terlihat oleh pengunjung.

Video tentang Maria yang mungkin menarik bagi Anda:

Tags: Bunda MariaMichelangeloPatung La Pietà
ShareSendTweet
Artikel Sebelumnya

Patung Yesus Terbaru di Brazil

Artikel Berikut

Maria Bunda Allah [Theotókos]

TerkaitTulisan

Surat Cinta Ramadhan dari OFM

Surat Cinta Ramadhan dari OFM

Sejarah dan Makna Rabu Abu

Sejarah dan Makna Rabu Abu

Fransiskus Assisi Influencer Tuhan Dengan Algoritma Kasih

Berdamai dengan Ibu Bumi

Pantang Apa di Era Teknologi AI ?

Fransiskus Assisi setelah Delapan Abad: Masih Relevan?

Doa Salib St. Bonaventura

Asal-Usul Salam Pace e Bene

Komentar 6

  1. Agustinus Pati Arkian Atakowa. says:
    5 tahun yang lalu

    Terima kasih pater.. _Salam dan doa, semoga pater sehat selalu dan senantiasa dalam perlindungan TUHAN. ?

    Balas
  2. Agustinus Pati Arkian Atakowa says:
    5 tahun yang lalu

    Terima kasih pater. __Salam dan doa, semoga pater sehat selalu dan senantiasa dalam perlindungan TUHAN?.

    Balas
  3. Soviani says:
    5 tahun yang lalu

    Terima kasih Pater

    Balas
  4. Lusi Sinurat says:
    5 tahun yang lalu

    Gracias Padre.

    Balas
  5. Sr ambrosia FCh says:
    5 tahun yang lalu

    Terimakasih Pater…..selamat berakhir pekan.

    Balas
  6. Dinar says:
    5 tahun yang lalu

    Terimakasih pater atas ulasannya.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

  • Surat Cinta Ramadhan dari OFM
  • Quo Vadis Humanitas?
  • SSPX Mau Menahbiskan Uskup Tanpa Mandat Paus
  • Sejarah dan Makna Rabu Abu
  • Rekonsiliasi Penuh Vatikan dan SSPX?

Komentar Terbaru

  • Ning floren pada Sejarah dan Makna Rabu Abu
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Berpuasa Ala Paus Fransiskus
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Berpuasa Ala Paus Fransiskus
  • soviani making pada Sejarah dan Makna Rabu Abu
  • Agustinus Bora Dairo pada Senyum Uskup Paskalis

Tag

AllahBonaventuraBunda MariaCorona VirusDilexit NosdisabilitasEkaristiEnsiklik Tutti FratelliFransiskanFransiskus AssisiFratelli TuttiGerejaGereja Katolikharapanhikmat roh kudusimankarunia Roh KuduskasihLaudato Silogika kasihlogika salibManusiamanusia sebagai citra AllahnatalPaus FransiskusPaus Leo ke-XIVPaus Leo XIVPrapaskahRoh KudussabdaSalibSanta Mariasanto agustinusSanto Agustinus HippoSanto BonaventuraSanto Fransiskus AssisiSanto YusufTeilhard de ChardinTeologiTrinitasvirus koronawaktuwaktu dan kekekalanYesus kristusYohanes Pembaptis
@Christusmedium.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya

© 2018 - Andreatawolo.id