Christus Medium
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Christus Medium
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
Home Teologi

Apa itu Dominica Cena?

24 Maret 2021
inTeologi
3
Apa itu Dominica Cena?

photo vatican news

Share on FacebookShare on Whats AppShare on Twitter

Dalam1Kor 11: 20 Rasul Paulus menggunakan istilah “perjamuan Tuhan” (bahasa Latin: Dominica Cena) untuk menyebut Perayaan Ekaristi. Istilah ini bermakna mendalam. Untuk menguatkan pandangannya, Paulus menegaskan bahwa makna Ekaristi merupakan warisan yang ia “terima dari Tuhan” (11: 2, 23), dan sekarang diteruskan kepada jemaat (Korintus).

Santo Paulus adalah penulis pertama Perjanjian Baru yang memiliki perhatian pada tema Ekaristi. Surat pertamanya kepada jemaat di Korintus ditulis antara tahun 53-55 Masehi, kurang dari 20 tahun setelah peristiwa salib atau sekitar 10 tahun sebelum penyebaran Injil.

Paulus prihatin akan banyak perpecahan terjadi antara umat Korintus. Dalam konteks itu Paulus berbicara tentang makna persekutuan dalam Perayaan Ekaristi. Kepada jemaat di Korintus ia menegaskan bahwa perjamuan yang mereka rayakan hendaknya sungguh menghadirkan kembali perjamuan yang diwariskan oleh Yesus sendiri (bdk 11: 24-25).

Berhadapan dengan masalah perpecahan jemaat, dalam 1Kor 10: 16-17, Paulus menegaskan bahwa kehidupan kelompok-kelompok yang berseberangan dalam jemaat tidak mencerminkan kesatuan dalam Kristus. Poin sentral pandangan Paulus terletak pada 10:16, yang menekankan koinōnia atau persekutuan umat dengan Kristus, lawan persis dari egoisme dalam jemaat.

Ekaristi merupakan koinōnia (ambil bagian) dalam hidup Yesus. Dalam Ekaristi, Tubuh Kristus lah penyatu jemaat. Kata Paulus: “Karena roti adalah satu, maka kita sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu” (10: 17).

Dalam kesatuan dengan Kristus, seorang murid Kristus tidak boleh minum dari cawan roh-roh jahat. Roh Tuhan dan roh jahat tidak dapat berada bersama di atas satu meja kurban, yaitu meja Tuhan sendiri. (bdk. 10: 21). Dengan tajam Paulus mengkritik jemaat Korintus: “Apabila kamu berkumpul, kamu bukanlah untuk makan perjamuan Tuhan” (1Kor 11: 20).

BacaJuga

Beragam Tingkatan Dokumen Kepausan

Lima Poin Utama Magnifica Humanitas

Kolegialitas para Uskup

Era AI: Ke Mana Arah Hidup Manusia?

Quo Vadis Humanitas?

Dilexi Te dan Natal 2025

Dengan kata lain, mengatakan bahwa Ekaristi adalah Perjamuan Tuhan berarti bahwa Tuhan Yesus adalah tuan rumah perjamuan, Ia yang mengundang kita ke dalam perjamuan, dan Ia adalah perjamuan itu sendiri. Sebab itu, persatuan dengan Kristus bersifat msitik-spiritual, karena menjamin keselamatan secara utuh, baik sekarang maupun akhirat (eskatologis).

 

Tags: EkaristiPerjamuan TuhanSanto Paulus
ShareSendTweet
Artikel Sebelumnya

Pembasuhan Kaki Boleh Diadakan di Rumah?

Artikel Berikut

Berita Ledakan Bom di Katedral di Makassar

TerkaitTulisan

DILEXI TE Seruan Apostolik Paus Leo XIV

Beragam Tingkatan Dokumen Kepausan

Magnifica Humanitas Ensiklik Pertama Paus Leo XIV

Lima Poin Utama Magnifica Humanitas

Kolegialitas para Uskup

Era AI: Ke Mana Arah Hidup Manusia?

Quo Vadis Humanitas?

Dilexi Te dan Natal 2025

Gereja: Komunitas Pengharapan

Poin-Poin Inti Dilexi Te

Komentar 3

  1. Lusi Sinurat says:
    5 tahun yang lalu

    Gracias padre…

    Balas
  2. Yudi says:
    5 tahun yang lalu

    Terima kasih pembelajarannya Pater Andre.

    Balas
  3. Alfonsa FCh says:
    5 tahun yang lalu

    Trima kasih Pater ..Ekaristi Puncak kesatuan umat Allah ..

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terbaru

  • Komjen. Pol. Marthinus Hukom Raih Gelar Doktor di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara
  • Pemeriksaan Batin Gereja Katolik Indonesia
  • Beragam Tingkatan Dokumen Kepausan
  • Lima Poin Utama Magnifica Humanitas
  • Magnifica Humanitas Ensiklik Pertama Paus Leo XIV

Komentar Terbaru

  • Theresia Ina Duran pada Mengapa Juni Disebut Bulan Hati Kudus Yesus?
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Beragam Tingkatan Dokumen Kepausan
  • Yoseph Paulus Laiyan pada Mukjizat Berkat Paus Benediktus XVI Diselidiki Vatikan
  • Soviani pada Mukjizat Berkat Paus Benediktus XVI Diselidiki Vatikan
  • Agustinus Pati Arkian Atakowa pada Mukjizat Berkat Paus Benediktus XVI Diselidiki Vatikan

Tag

AllahBonaventuraBunda MariaCorona VirusDilexit NosdisabilitasEkaristiEnsiklik Tutti FratelliFransiskanFransiskus AssisiFratelli TuttiGerejaGereja Katolikharapanhikmat roh kudusimankarunia Roh KuduskasihLaudato Silogika kasihlogika salibmanusia sebagai citra AllahnatalPaus Benediktus XVIPaus FransiskusPaus Leo ke-XIVPaus Leo XIVPrapaskahRoh KudussabdaSalibSanta Mariasanto agustinusSanto Agustinus HippoSanto BonaventuraSanto Fransiskus AssisiSanto YusufTeilhard de ChardinTeologiTrinitasvirus koronawaktuwaktu dan kekekalanYesus kristusYohanes Pembaptis
@Christusmedium.com
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil Pencarian
  • Humaniora
  • Teologi
  • Dialog Teologi dan Sains
  • Filsafat
  • Buku
  • Tentang Saya

© 2018 - Andreatawolo.id